PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI PADA GRAPARI TELKOMSEL

SARUMAHA, LIZISOKHI and Melliana, Melliana and Mesra, Trisna (2014) PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI PADA GRAPARI TELKOMSEL. Other thesis, Sekolah Tinggi Teknologi Dumai.

[img] Text
BAB I (ok)).docx - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (25kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.docx - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (14kB)

Abstract

Persepsi publik yang semakin meluas terhadap kualitas produk dan jasa membuat banyak perusahaan berangsur-angsur mengedepankan kualitas sebagai customer value. Kualitas kemudian dijadikan sebagai konsep utama dalam strategi untuk memenangkan persaingan. Penggunaan konsep kualitas tidak hanya bisa diimplementasikan pada perusahaan manufaktur tetapi juga perusahaan jasa. ABC (Activity-Based Costing) adalah sistem akumulasi biaya dan pembebanan biaya ke produk dengan menggunakan berbagai cost driver, dilakukan dengan menelusuri biaya dari aktivitas dan setelah itu menelusuri biaya dari aktivitas ke produk. Metode ABC bertujuan untuk meningkatkan efektifitas biaya melalui elemen biaya. Penggunaan metode ABC dalam analisis biaya kualitas dimaksudkan untuk mengetahui besarnya proporsi biaya kualitas yang dihabiskan untuk tiap produk ataupun jasa yang dihasilkan. Langkah pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data biaya yakni biaya kualitas berdasarkan pembebanan sumber daya dan identifikasi data biaya berdasarkan pembebanan aktivitas. Dari hasil penelitian ini yang diperoleh, penerapan activity based costing dalam analisis biaya kualitas diketahui alokasi biaya kualitas untuk microcell pole dan ISP. Dari biaya pencegahan, microcell pole memiliki proporsi sebesar 60%, sedangkan ISP 40% Dari biaya penilaian, microcell pole memiliki proporsi sebesar 98%, sedangkan ISP 2 %. Dari biaya kegagalan internal, hampir seluruhnya dihabiskan oleh microcell pole, yatu mendekati 100%. Sedangkan untuk biaya kegagalan eksternal, microcell pole memiliki proporsi 86%, dan ISP 14% Jika biaya kualitas dibandingkan dengan penjualan perusahaan berada pada level sigma 4 yang sudah sesuai dengan standar industri. Kurang optimalnya pemanfaatan biaya kualitas lebih disebabkan oleh kurangnya nilai penjualan. Usia perusahaan yang masih muda sangat mempengaruhi aktivitas dan nilai penjualan perusahaan. Peningkatan nilai penjualan pada tahun mendatang dinilai berperan besar membantu mengoptimalkan pemanfaatan biaya kualitas disamping pembenahan pada aktivitas dari elemen biaya kualitas sendiri.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Biaya Kualitas, Activity Based Costing (ABC), Microcell pole.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Unnamed user with email merinapratiwi@mail-sttdumai.ac.id
Date Deposited: 05 Oct 2020 02:58
Last Modified: 02 Nov 2021 03:04
URI: http://repository.sttdumai.ac.id/id/eprint/230

Actions (login required)

View Item View Item